<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.0.7" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Pulau Sempu, The bEach Nya INDONESIA</title>
	<link>http://mapala.net/archives/210</link>
	<description>Komunitas MAPALA Indonesia</description>
	<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 07:59:42 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.0.7</generator>

	<item>
		<title>by: liburan favorit &#171; The Freedom of Words</title>
		<link>http://mapala.net/archives/210#comment-9796</link>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 05:14:39 +0000</pubDate>
		<guid>http://mapala.net/archives/210#comment-9796</guid>
					<description>[...] aksesnya dari Pantai Sendang Biru, nyebrang sebentar, lewat teluk semut. kalau lewat yang lain ada sih tapi gak pernah nyoba, tapi yang pasti lebih lama dan gemporr, karena rute biasanya satu jam baru sampai di pantai &#8217;segara-anakan&#8221;nya sempu. jangan nyasar, karena pulau ini tidak berpenghuni dan tempat penangkaran ular kobra. jadi kalau ketemu ular, say hai aja deh, hahaha&#8230; yaa istilahnya sengsara-sengsara dulu, baru cibang-cibung kemudian&#8230; http://mapala.net/archives/210 [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[&#8230;] aksesnya dari Pantai Sendang Biru, nyebrang sebentar, lewat teluk semut. kalau lewat yang lain ada sih tapi gak pernah nyoba, tapi yang pasti lebih lama dan gemporr, karena rute biasanya satu jam baru sampai di pantai &#8217;segara-anakan&#8221;nya sempu. jangan nyasar, karena pulau ini tidak berpenghuni dan tempat penangkaran ular kobra. jadi kalau ketemu ular, say hai aja deh, hahaha&#8230; yaa istilahnya sengsara-sengsara dulu, baru cibang-cibung kemudian&#8230; <a href="http://mapala.net/archives/210" rel="nofollow">http://mapala.net/archives/210</a> [&#8230;]
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
