Spesies baru di Raja Ampat

r4.jpgTim Biologi Ekspedisi Widya Nusantara (Ewin) yang menjelajahi Kepulauan Raja Ampat, khususnya Waigeo dan Taman Wisata Alam Sorong Papua Barat memperoleh beberapa spesies baru.

“Dari total 554 tanaman yang dikumpulkan dari dua area konservasi ini ditemukan beberapa spesies yang diduga baru termasuk spesies Cyrtosperma dan 72 spesies koleksi baru Kebun Raya Indonesia,” kata Deputi Ilmu Kebumian LIPI Herry Harjono dalam jumpa pers menyambut HUT LIPI ke-40 di Jakarta, Senin (20/8).

Selain itu, ekspedisi ke Raja Ampat yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 9 Juli 2007 itu menemukan lima spesies tanaman endemik di Kepulauan Waigeo yakni Guioa waigeoensis, Alstonia beatricis, Calophyllum parviflorum, Scefflera apiculata dan Nepenthes denseri, serta 42 spesies endemik Guinea Baru.

“Semua spesies yang dikumpulkan dari penjelajahan tim biologi konservasi ini akan menambah koleksi kebun raya Indonesia, baik untuk Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi dan Kebun Raya Bali di Bedugul,” katanya.

Selanjutnya….


About this entry