SATU BUMI, Fakultas Teknik UGM

Satu bumi merupakan salah satu komunitas mapala terbesar di Universitas Gadjah Mada, komunitas ini sudah berdiri sejak 7 (tujuh) tahun silam, tepatnya pada tanggal 27 april 2000. Bagaimana proses berdirinya…? Wah pertanyaan menarik nih, mari kita flash back ke dimensi 7 (tujuh) tahun silam….
Dulu kala (tujuh taun yang silam), anak-anak geologi UGM (Magmagama) mengadakan lomba lintas alam, namanya GEOWISATA. Lomba ini di ikuti oleh peserta se-Indonesia, terutama mapala-mapala jurusan Teknik UGM.Pada saat lomba tersebut (waktu kongkow-kongkow bareng sebelum lomba, kongkow di pinggir pantai Parangkusumo) tercetuslah wacana bagaimana kalo di Teknik UGM didirikan semacam kesekretariatan bersama (sekber) mapala. Karena selama ini mereka (komunitas-komunitas jurusan) terkesan berdiri sendiri-sendiri, padahal komunitas jurusan ini berada dalam satu lingkungan kampus Fakultas Teknik.
Dulu ada semacam perkumpulan anak-anak teknik ugm, namanya grafikaner’s tapi entah mengapa komunitas ini akhirnya meredup.
Berdasarkan pertimbangan di atas makanya (mapala-mapala jurusan yang ikut lomba geowisata) pengen membuat suatu wadah (komunitas) yang mirip dengan grafikaner’s lagi, tapi lebih menitik-beratkan bagi mahasiswa yang berkecimpung dengan kegiatan alam bebas (mapala).
Tindak lanjut dari pembicaraan di pantai Parangkusumo, para dedengkot-dedengkot mapala jurusan yang ikut lomba lintas alam itu mengumpulkan massa untuk membicarakan usulan yang tercetus pada waktu lomba. Makanya dibuatlah acara kumpul bereng, acara ini di selenggarakan di depan sekretariat BEM (dulu sekret BEM masih berada di bawah parkiran atau lower ground). Lalu akhirnya nama SATU BUMI alias Solidaritas Teknik Untuk Bumi dicetuskan buat menamai sekber mapala fakultas teknik ugm. Tanggal pertemuan tersebut juga diputuskan menjadi tanggal berdirinya SATU BUMI yaitu tanggal 27 April 2000.
Untuk merayakan berdirinya satu bumi kita mengadakan kemah bareng di bumi perkemahan Kali Bebeng, Kaliurang. Peserta kemahnya banyak sekali, sampai 150-an orang, kemah in di maksudkan untuk menarik massa agar yang ikut satu bumi juga banyak.
Pada Februari, tahun 2001 satu bumi menyelenggarakan lomba panjat dinding. Di tengah-tengah penyelenggaraan lomba ini muncul sebuah dilema mengenai bentuk organisasi dan status keanggotaanya, Tapi kita masih enjoy-enjoy aja. Baru pada bulan April 2002 satu bumi mengadakan rapat umum pertama, guna merumuskan apa yang akan di lakukan kelak dikemudian hari.
Pada rapat umum pertama ini dihasilkan hal-hal penting yang akan membawa perubahan mendasar pada satu bumi yaitu perubahan bentuk dari organisasi dari sekber menjadi Badan Semi Otonom (BSO), pembuatan dan penetapan anggaran dasar / anggaran rumah tangga, status keanggotaan satu bumi, dan bentuk organisasi. Dan juga diputuskan bahwa satu bumi merupakan suatu wadah organisasi yang berkecimpung di dunia kepencintaan alam dan statusnya lepas dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Mulanya satu bumi masih berada di bawah naungan salah satu departemen BEM, yaitu departemen minat dan bakat. Sehingga ruang geraknya terbatas dan dana yang didapat pun minim. Untuk itu satu bumi merasa perlu melepaskan diri dari BEM dan menjadi Badan Semi Otonom (BSO). Pada saat kepengurusan BEM tahun 2002, sebagian anggota satu bumiada yang ikut berkecimpung (jadi pengurus) di BEM dan memperjuangkan pendirian satu bumi menjadi Badan Semi Otonom. Akhirnya dengan perjuangan yang sangat berat pada tahun 2002 tersebut satu bumi resmi menjadi Badan Semi Otonom dan lepas dari BEM serta memiliki ruang kesekretariatan sendiri
website: http://www.satubumi.org
About this entry
You’re currently reading “SATU BUMI, Fakultas Teknik UGM,” an entry on Mapala.net
- Published:
- 12.20.07 / 8pm
- Category:
- Umum, Profil Organisasi MAPALA




No comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]