vandalisme : kebanggaan atau memalukan??
![]()
vandalisme,.yah..sering kita temukan dan bahkan kita lakukan ( jujur bos??)
coba kita ingat kembali, kapan dan dimana kita memulai sebuah perjalanan, entah itu pendakian gunung, panjat tebing, bahkan caving,.
coba kalau kita ke gunung, apa ada shelter / pos yang bebas dari goresan tangan - tangan jahil?, entah itu mendeskripsikan perasaannya yg lagi jatuh cinta, bt’, bahkan narsisme terhadap diri sendiri maupun organisasi, lebih dari itu, coretan - coretan tersebut bukan hanya tergores di dinding shelter, parahnya di batuan dan pepohonanpun tak luput dari serangan para vandalis,.
saya sempat heran, saat saya “jalan - jalan” ke gunung lawu, melihat beberapa rombongan dengan seragam “Mapala” dengan bangganya menyemprotkan pylox ( cat semprot ) dipapan sebuah shelter dan beberapa batu di puncak,.besoknya lagi belum habis rasa heran saya, kembali saya disuguhi pemandangan “menakjubkan” dari 4 orang, lagi-lagi berseragam mapala yang dengan bangganya dan tidak mempedulikan ada / tidak orang lain di dekatnya melukis dan menuangkan ketrampilan seninya dengan tipe - ex di pepohonan serta shelter yang ada di gunung merbabu, saya yg bukan mapala saja miris melihat tindakan mereka, apa memang budayanya seperti itu??,yang pasti saya yakin tidak, dan itu merupakan perbuatan dari segelintir oknum narsis yg pengen namanya dikenang oleh orang lain ( kenapa ndak ditulis “in memoryam” saja diatas namanya?? )
ok’ boss, yg lalu biarlah berlalu, semua harus melewati sebuah “proses” setiap kebaikan akan lebih bermakna jika kita mengetahui hal buruk, namun sejauh apa kita memaknainya jangan sampai terlambat, jangan sampai terlanjur alam ini rusak, kita baru mampu memaknai bahwa kita sangat membutuhkan lestarinya alam,..
About this entry
You’re currently reading “vandalisme : kebanggaan atau memalukan??,” an entry on Mapala.net
- Published:
- 02.03.09 / 2am
- Category:
- Umum, Lingkungan





17 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]